Seputar BIP

BIP merupakan singkatan dari Bintan Investment Platform yaitu merupakan platform khusus untuk memperkenalkan peluang investasi di bidang Industri dan Pariwisata di wilayah Kabupaten Bintan

Seputar Bintan

Kabupaten Bintan beribukotakan Bandar Seri Bentan, dengan luas wilayah 87.717,84 kilometer persegi, terletak di Kawasan Samudera Hindia dengan hamparan 240 pulau besar dan kecil dikenal dengan sebutan negeri “Segantang Lada”. Inilah sebuah wilayah kepulauan, yang menjadi bagian dari provinsi Kepulauan Riau. Tak hanya menyimpan keindahan eksotis alam tropis, Kabupaten Bintan juga kaya dengan potensi ekonomis, memiliki letak yang strategis pada gerbang jalur perdagangan internasional, sehingga menjadi surga investasi, dalam koridornya sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, Kawasan Ekonomi Khusus dan Kawasan Industri.

Kenapa Berinvestasi di Kabupaten Bintan ?

Selamat datang di Platform Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Bintan. disini anda akan menemukan Berbagai potensi unggulan,  Pariwisata, industri, pertanian, perikanan, dan budaya. Kabupaten Bintan juga merupakan kawasan strategis yang memiliki Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, Kawasan Industri Galang Batang dan Kawasan Industri ( KLIK ).

Kawasan FTZ Bintan

Kabupaten Bintan ditetapkan Pemerintah sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan bebas berdasarkan peraturan pemerintah Nomor 47 tahun 2007 dan peraturan pemerintah Nomor 5 tahun 2011. Adapun kawasan yang ditetapkan sebagai kawasan Free Trade Zone Bintan adalah sebagai berikut:

1. Bintan Bagian Utara seluas 58, 750 hektar diperuntukkan sebagai kegiatan pariwisata, industri, pertanian dan perdagangan.

2. Industri Maritim Bintan Timur, seluas 812 hektar diperuntukkan sebagai kegiatan industri maritim dan perdagangan.



3.    Industri Galang Batang, seluas 1.060 hektar diperuntukkan sebagai kegiatan  industri modern pendukung industry, perdagangan dan resort.

4.    Pulau Anak Lobam, seluas 678 hektar


 Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Pulau Bintan, yang merupakan sentra choke point Selat Malaka yang berlokasi di Galang Batang mempunyai akses langsung dengan Selat Malaka dan Laut China Selatan. KEK Galang Batang diusulkan oleh badan usaha PT GBKEK Industri Park dan ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2017, dan diresmikan beroperasinya oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Bapak Darmin Nasution pada tanggal 8 Desember 2018.


KEK Galang Batang akan dikembangkan sebagai sentra industri pengolahan mineral hasil tambang (bauksit) dan produk turunannya baik dari refinery maupun dari proses smelter. Diperkirakan KEK Galang Batang akan mampu menyerap tenaga kerja sebesar 23.200 orang. 

 Tersebar untuk industri pengolahan refinery sebesar 350 orang, industri pengolahan smelter sebesar 260 orang dan jasa dermaga serta pelabuhan yang berpotensi menciptakan kegiatan ikutan (multiplier effect) di kawasan tersebut. Adapun nilai investasi pembangunan KEK Galang Batang adalah sebesar Rp 36,25 Triliun hingga tahun 2027.


Kawasan Industri

Kabupaten Bintan diperuntukkan untuk pengembangan Kawasan Industri, karena memliki potensi dan peluang investasi yang menjanjikan. Kawasan ini juga merupakan kawasan KLIK ( Kawasan Industri Langsung Konstruksi) yang dicanang oleh BKPM RI pada tahun 2018.


Peluang Investasi

Berikut adalah peluang investasi di Bintan yang ditawarkan kepada para Investor yang berminat menanamkan modalnya di Bintan.
Adapun peluang investasi tersebut dibagi menjadi tiga, yaitu berdasarkan kesiapan proyek, sektor, dan lokasi peluang investasi tersebut.

Kawasan Industri

Berikut adalah gambaran lengkap tentang kawasan industri yang terdapat di Kabupaten Bintan

Kawasan Pariwisata

Berikut adalah gambaran lengkap tentang kawasan pariwisata yang terdapat di Kabupaten Bintan

Kawasan Perikanan

Berikut adalah gambaran lengkap tentang kawasan perikanan yang terdapat di Kabupaten Bintan

Kawasan Pertanian

Berikut adalah gambaran lengkap tentang kawasan pertanian yang terdapat di Kabupaten Bintan
Berita
Baca berita terbaru
Mulailah Berinvestasi di Kabupaten Bintan